Banjir Cimanceuri Ancam Gagal Panen 108 Hektare Sawah di Tangerang

Ringkasan Berita:
  • 108 hektare sawah di Desa Margasari, Tigaraksa, terendam banjir sejak Selasa dini hari.
  • 30 kepala keluarga terdampak luapan Sungai Cimanceuri.
  • Ketinggian air di lahan pertanian mencapai lebih dari satu meter.

Banjir Cimanceuri Ancam Gagal Panen 108 Hektare Sawah di Tangerang

KABUPATEN TANGERANG
| OH GITU – Sedikitnya 108 hektare lahan pertanian sawah di Kadu Agung, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, terendam banjir akibat luapan Sungai Cimanceuri sejak Selasa dini hari (13/1).

Banjir tersebut berdampak langsung pada areal persawahan warga yang terancam gagal panen akibat tingginya genangan air.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdul Rosid, mengatakan hasil pendataan menunjukkan banjir merendam 62 hektare sawah di blok dua dan 46 hektare sawah di blok tiga.

"Untuk sawah selama ini kita hitung totalnya satu kesatuan ada 108 hektare," ungkapnya.

Selain lahan pertanian, banjir juga menggenangi permukiman warga yang berada di sekitar aliran Sungai Cimanceuri.

Sedikitnya 30 hunian warga terdampak luapan sungai tersebut sehingga sejumlah kepala keluarga bersiaga mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air.

"Ada 30 kepala keluarga yang terdampak karena memang ini permukiman berada di aliran Sungai Cimanceuri," ujarnya.

Untuk ketinggian air di kawasan permukiman, genangan tercatat mencapai sekitar 20 hingga 40 sentimeter.

Sementara itu, di area lahan pertanian, ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari satu meter.

Cucu menjelaskan banjir tidak semata-mata dipicu oleh hujan di wilayah setempat.

"Kalau ini fenomenanya tidak dari hujan saja. Kalau tidak hujan saja memang terjadi banjir jika dari wilayah hulu di wilayah Bogor sana hujan deras, maka di sini terdampak," ungkapnya.

Menurutnya, kondisi geografis Sungai Cimanceuri membuat wilayah Tigaraksa rawan terdampak kiriman air dari daerah hulu.

Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk penanganan jangka pendek.

Langkah yang dilakukan antara lain menyiapkan dapur umum sebagai antisipasi jika kondisi memburuk.

"Upaya yang telah kita lakukan adalah kita siapkan dapur umum. Tapi untuk di wilayah Kecamatan Tigaraksa, selama saya di sini belum ada pengungsi," kata dia.

Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya warga yang mengungsi akibat banjir tersebut.

Pemerintah setempat terus memantau perkembangan debit air Sungai Cimanceuri dan kondisi warga di sekitar lokasi terdampak.

Saran visual: Foto udara lahan persawahan Desa Margasari yang terendam banjir dengan latar Sungai Cimanceuri meluap. Caption: Kondisi sawah warga di Desa Margasari, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang terendam banjir luapan Sungai Cimanceuri, Selasa (13/1).

💬 Disclaimer: Kami di OHGITU.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@ohgitu.com.