RUPS Bank Banten Digelar di Serang, Laba Tumbuh, Harapan Ikut Mengembang

RUPS Bank Banten di Serang bahas kinerja 2025, laba tumbuh, dan strategi penguatan inklusi keuangan daerah.

SERANG, OH GITU
- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank Banten digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Selasa (28/4/2026). Forum ini jadi ajang serius tapi tetap penuh harapan—seperti rapat keluarga besar yang membahas masa depan, minus drama rebutan warisan.

Sekretaris Daerah Banten, Deden Apriandi, hadir dan menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap langkah strategis Bank Banten. Baginya, bank ini bukan sekadar mesin uang, tapi juga “alat negara rasa lokal” untuk mendorong ekonomi inklusif.

Ada lima agenda utama yang dibahas dalam RUPS tersebut. Mulai dari pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan 2025, hingga penetapan penggunaan laba bersih yang—semoga—tak hanya numpang lewat.

Selain itu, ditunjuk juga akuntan publik untuk audit laporan keuangan tahun buku yang berakhir 31 Desember 2026. Tak ketinggalan, laporan realisasi dana hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI dan VII, serta penetapan remunerasi pengurus turut masuk meja bahasan.

Deden menyebut RUPS ini sebagai momen penting untuk memperkuat kelembagaan sekaligus mengevaluasi perjalanan setahun terakhir.

“Sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Pemprov Banten memandang Bank Banten bukan sekadar entitas bisnis komersial, melainkan instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan inklusif,” katanya.

Ia juga memastikan Bank Banten tidak sekadar bertahan di tengah derasnya arus ekonomi, tapi juga tumbuh sebagai penggerak inklusi keuangan dan penguat fiskal daerah.

“Untuk itu, kami mengajak seluruh pemegang saham untuk bersama-sama memberikan persetujuan dan dukungan terhadap langkah-langkah strategis yang dibahas dalam RUPS tahunan ini,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menambahkan bahwa kinerja perseroan menunjukkan tren positif. Dari 2023 hingga 2025, laba tercatat terus tumbuh—pelan tapi pasti, seperti tanaman yang rajin disiram.

“Capaian ini merupakan hasil dari kerja bersama seluruh insan Bank Banten, dukungan pemegang saham, serta kepercayaan para pemangku kepentingan,” katanya.

Di sisi layanan, Bank Banten juga dipercaya mengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) oleh sejumlah pemerintah daerah. Di antaranya Pemprov Banten, Pemkab Lebak, Pemkot Serang, Pemkab Pandeglang, dan Pemkab Serang.

Sementara daerah lain masih dalam proses menuju kerja sama, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dan penguatan layanan perbankan, termasuk untuk BLUD.

RUPS telah digelar, agenda telah dibahas, dan arah telah dirumuskan. Tinggal satu yang selalu jadi misteri klasik: apakah semua rencana akan berjalan mulus, atau kembali diuji oleh realita yang gemar bercanda?

Penulis: Kuswandi

💬 Disclaimer: Kami di OHGITU.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@ohgitu.com.